Showing posts with label Ternak. Show all posts
Showing posts with label Ternak. Show all posts
ternak kambing gibas ekor gemuk

ternak kambing gibas ekor gemuk

Semakin meningkatnya keperluan akan protein hewani, menuntut dihasilkannya ternak bibit yang dapat menghasilkan produksi optimal. Dalam hal ini ternak bibit yang mudah beradaptasi dengan lingkungan, baik perkandangan, pakan, tatalaksana pemeliharaan juga dari segi ekonomis menguntungkan, secara estetis menyenangkan dan responsif terhadap teknologi baru. Ternak yang relatif dapat memenuhi kriteria tersebut adalah ternak kambing gibas ekor gemuk. kambing ini merupakan salah satu kambing lokal yang ada di Indonesia dan cukup dikenal oleh masyarakat mengingat produksi yang dihasilkan dapat diterima oleh berbagai lapisan masyarakat.

kambing gibas ekor gemuk mengenai asal usulnya sangat variatif, sebagian ahli mengatakan bahwa ternak kambing gibas ekor gemuk berasal dari Indonesia, dengan tempat plasma nutfahnya berasal sebagian besar ada di Kepulauan Sapodi Madura dan pengembangannya banyak ditemui di sepanjang pantai utara sebelah timur wilayah Indonesia meliputi Madura dan Jawa Timur, Lombok dan Sulawesi. Sebagian ahli mengatakan kambing ini berasal dari Asia Selatan, Asia Barat dan Afrika Selatan. kambing ini dibawa ke Indonesia oleh pedagang Arab, banyak dijumpai di daerah Jawa Timur, Madura, Lombok, Sulawesi, dan Nusa Tenggara dengan proporsi genetik asal keturunannya yang belum diketahui.

Ternak ini lebih tepat dibudidayakan sebagai ternak penghasil daging (tipe potong) dari pada tipe wool, dengan pemeliharaan intensif dapat diperoleh pertambahan berat badan antara 51-55 gram/hari.  kambing gibas ekor gemuk memiliki kemampuan menimbun lemak pada pangkal ekornya. Bentuk badan lebar, kambing jantan bobotnya mencapai 60 kg dan kambing betina mencapai 50 kg. Ditinjau dari faktor genetiknya Domba Ekor Gemuk memiliki produktivitas tinggi dengan rataan performan reproduksi meliputi angka kelahiran 156 %, fertilitas 75-80 %, dan lamb crop (panen cempe) 80 %.


kambing gibas ekor gemuk memiliki bentuk tubuh lebih besar dari kambing Ekor Tipis. Hasil penelitian menunjukan kambing gibas ekor gemuk yang ada diindonesia dengan jarak beranak 8 bulan dapat menghasilkan anak 2,34 ekor/tahun, untuk 100 ekor induk kambing gibas ekor gemuk dapat menghasilkan 234 ekor cempe dalam satu tahun.
kambing gibas ekor gemuk
Adapun keunggulan beternak kambing gibas ekor gemuk antara lain :
  • Pemeliharaan kambing gibas ekor gemuk lebih mudah, karena sifat dari ternak ini suka hidup berkelompok sehingga mudah dalam penggembalaannya.
  • Kemampuan merumput lebih rajin dan tekun
  • Bulu kambing lebih tebal dapat membantu untuk menahan penguapan air dari tubuhnya, tahan terhadap panas dan kering sehingga lebih efisien dalam penggunaan air minum
  • Kulit kambing gibas ekor gemuk memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi dibanding kulit dari hewan ternak kecil lainnya.
  • Kemampuan adaptasi terhadap lingkungan baru lebih mudah dan daya tahan terhadap penyakit lebih kuat.
Berdasarkan keunggulan dan karakteristik tersebut maka kambing gibas ekor gemukberpotensi untuk dikembangkan diindonesia sebagai kambing unggulan penghasil daging.
Read More
cara ternak kambing dengan pakan fermentasi

cara ternak kambing dengan pakan fermentasi


cara ternak kambing dengan pakan fermentasi
Dulu peternak Indonesia selalu disibukkan untuk mencari rumput dan menggembalakan ternak mereka saja. Sehingga pendapatan mereka hanya sedikit dan menggantungkan hidupnya hanya dari dari hasil jual ternak itu saja. Sekarang sudah banyak beternak kambing tanpa ngarit, tanpa angon, tanpa bau dan rendah kolesterol sehingga aman dikonsumsi oleh penderita darah tinggi, kolesterol tinggi dan lainnya.

Beberapa bulan lalu ketika cara ini di terapkan banyak orang yang merasa heran Mengapa kambing bukannya diberi makan rumput tetapi malah dikasih limbah yang berupa kulit kacang hijau, kulit jagung, kedebok pisang dan ditambah katul sedikit. Ada beberapa orang yang merasa kasihan kepada kambing tersebut kemudian dicarikan rumput dibelakang rumah untuk pakannya. Ketika aku tahu kejadian itu, maka mereka saya beri tahu, bahwa kambing itu sengaja di beri pakan limbah yang sudah di fermentasi selama 24 jam kemudian bisa diberikan untuk selamanya, selama persediaan masih cukup asalkan tidak kena sinar matahari langsung dan tidak terkena hujan fermentasi tersebut masih baik buat pakan kambing.

Setelah mereka tahu kemudian selanjutnya ikut mengamati perkembangan setiap harinya , mereka sepertinya heran kenapa hanya diberi pakan seperti itu, tanpa di kasih rumput segar ternyata perkembangannya sangat cepat besar dan sehat. Lebih heran lagi ternyata kotoran dan urinnya tidak bau sama sekali, dan inilah yang sangat di harapkan oleh para peternak kambing. Bahkan beberapa peternak juga saya ajak ke tempat peternak yang lainnya untuk melihat hasil penyembelihan kambing yang sudah mengikuti cara tersebut, ternyata lemaknya hanya sedikit sekali, Kata orang yang ikut memotong daging kambing tersebut lemaknya hanya ada di sekitar ekor saja.

Menurut salah satu peternak, cara membuat pakan alternatif dilakukan dengan membuat pakan sekaligus dalam jumlah banyak sehingga ketersediaannya cukup untuk beberapa minggu. Tentu pemilihan tehnologi dan bahannya menjadi syarat utama.

FERMANTASI
Tehnologi fermentasi pakan bisa menjadi pilihan mudah. Alasannya, bahan baku bisa dari berbagai daun dan jenis rumput kering atau limbah pengolahan kedelai (menjadi tahu atau tempe). Bisa juga dari gedebok pisang ditambah bekatul. Semua bahan itu dicampur lalu difermentasi selama minimal 3×24 jam. Hasilnya adalah makanan ternak fermentasi yang lebih awet dengan bau khas dan kandungan karbohidrat, protein dan vitamin cukup stabil. Pemberian pakan secara teratur dengan jumlah seimbang antara berat pakan dan berat hewan membuat hewan ternak menjadi terpelihara secara lebih baik. Masalahnya adalah bagaimana membuat pakan ternak dari bahan seadanya seperti tersebut di atas secara cepat, banyak dan berkelanjutan sampai usia ternak mencukupi sesuai harapan baik untuk dijual maupun untuk bibit.

Mau tau cara buat pakan ternak fermentasi ini ?

MEMBUAT PAKAN FERMENTASI
Cara yang relatif murah, praktis dan hasilnya sangat disukai ternak adalah fermentasi dengan menambahkan bahan mengandung mikroba proteolitik, lignolitik, selulolitik, lipolitik dan bersifat fiksasi nitrogen non simbiotik (contohnya: starbio, starbioplus, EM-4 dan lain-lain).

CARA KE I BAHAN DAN UKURAN
  • 1000 Kg : jerami padi atau jerami jagung atau jerami kedelai (titen Jawa)
  • 20-25 Lt : tetes bila tidak ada dapat diganti gula
  • 6-7 Lt : STARBIO, bila di daerah belum ada dapat diganti dengan EM4.
  • 5-6 Kg : Urea untuk menambah kandungan protein makanan
  • 250-300 Lt. : Air untuk melarutkan starbiodan tetes/15Lt untuk jerami basah
PERALATAN
  • Silo tempat untuk fermentasi dapat berupa tembok semen, bis semen, drum sesuai kemampuan dan jumlah ternak
  • Alat pemotong sabit atau sejenisnya
  • Ember atau timba, gembor, terpal plastik atau karung plastik
CARA MEMBUAT
  • Sediakan silo dari bis beton disusun dua atau tiga, bila memakai drum bagian dalam supaya dicat agar tidak berkarat
  • Jerami kering atau bahan-bahan kering yang telah ada dipotong-potong dengan ukuran kurang lebih 25 cm sejumlah isi silo yang ada
  • Larutkan tetes dan urea serta Satarbio dengan air menjadi satu sesuai perbandingan bahan-bahan di atas.
  • Siapkan terpal plastik untuk alas menjcampur antara jerami dengan campuran tets starbio dan air.
  • Jerami yang sudah dipotong ditaruh di atas terpal sedikit demi sedikit sambil disiram larutan air tetes dan starbio sesuai perbandingan di atas sampai merata dan jerami kelihatan basah.
  • Setelah jarami benar-benar telah disiram rata dengan larutan tersebut, jerami dimasukkan ke dalam silo sedikit demi sedikit sambil dimampatkan/diinjak-injak supaya padat.
  • Setelah mampat (padat) silo ditutup hingga rapat betul
  • Setelah 7 hari jerami tersebut baru dapat mulai diberikan pada ternak sesuai dengan kebutuhan dan selama bahan tersebut belum habis setelah mengambil bahan dari silo supaya ditutup kembali dengan rapat
  • Penempatan silo supaya terhindar dari genangan air, terhindar dariterik matahari dan air hujan tidak boleh masuk ke dalam silo
CARA MEMBERIKAN
Pemberian diberikan dua kali pagi dan sore dengan ukuran: boot kambing x 3% pakan kering (jerami yang telah difermentasi) Ditambah makan tambahan berupa katul yang baik (kualitas I) sebanyak 0,5 kg/ekor

KETERANGAN
Apabila waktu petama kali tenak diberi pakan tersebut tidak langsung mau supaya dilatiih sedikit demi sedikit sampai mau makan dengan lahap
Agar ternak cepat gemuk perlu diberi makan lain yang kadar proteinnya tinggi seperti pemberian katul konsentrat, Air minum supaya tetap tersedia (jangan sampai telat)
Read More
trik cara ternak kambing jawa randu

trik cara ternak kambing jawa randu

trik cara ternak kambing jawa randu

Kambing jawa randu pada dasarnya adalah kambing ternak yang merupakan persilangan antara kambing kacang dengan peranakan etawah, kambing jawa randu masih memiliki genetika cenderung mendekati kambing kacang meski tubuhnya relatif lebih besar ketimbang kambing kacang.
Kambing kacang sendiri adalah kambing yang telah di budidayakan secara turun temurun oleh sebagian besar masyarakat Indonesia, kambing ras unggul yang pertama kali di kembang biakan di indonesia ini memiliki tinggi gumla sekitar 65 centimeter untuk dewasa dengan memiliki bobot antara 20 kilogram sampai 30 kilogram. Kambing jawa randu adalah kambing yang memiliki sifat seperti kambing
trik cara ternak kambing jawa randu
kacang yang cenderung liar serta gemar memakan rumput tanah seperti kambing kacang, namun kambing jawa randu juga mau makan jenis rambanan (hijauan pakan ternak dari daun pohon selain rumput). meski kambing jawa randu adalah hasil persilangan kambing etawa dengan kambing kacang namun ketika genetika yang besar berpengaruh adalah kambing kacang maka prilaku serta makanan juga dominan mirip kambing kacang.

seperti genetika yang dominan mempengaruhi kambing jawa randu relatif mudah diternakkan serta sedikit lebih tahan terhadap cuaca ketimbang kambing etawa, kambing jawa randu juga relatif cepat besar seperti ettawa. kambing jawa randu memang tak segagah dan tak secantik etawa namun termasuk kambing penghasil daging serta susu yang baik seandainya dirawat dengan benar selayaknya kambing etawa.
 trik cara ternak kambing jawa randu
kambing jawa randu lebih cocok sebagai alternatif penghasil daging karena harga kambing jawa randu relatif lebih murah daripada kambing etawa, kambing jawa randu juga sering diburu sebagai kambing kurban, karena kambing jawa randu memiliki postur tubuh yang lumayan bongsor ketimbang kambing kacang.dalam perkembangan usaha peternakan yang saya buat di Desa Donorejo,Kec  Kaligesing, Kab Purworejo. tahun ini saya mencoba membudidayakan kambing jenis jawa randu sebagai penghasil daging atau saya beri istilah peternakan penggemukan.

dalam usaha penggemukan kambing jawa randu sebagai penghasil daging jenis kambing ini bisa di budidayakan dengan mudah karena kambing jawa randu termasuk jenis kambing yang relatif cepat tumbuh menjadi besar dengan pola makan yang mudah seperti kambing kacang. apabila kita membuat peternakan berbasis penggemukan maka kambing jawa randu juga bisa kita perlakukan dengan pemberian pakan jenis fermentasi atau sering disebut makanan silase, dimana makanan fermentasi tidak berpengaruh jahat pada jenis peternakan penggemukan, tidak seperti jenis peternakan breeding yang harus hati hati dalam pemberian pakan untuk menjaga siklus birahi dan reproduksi kambing.

pemberian pakan silase atau fermentasi sangat cocok untuk kambing jawa randu penghasil daging, karena pendamping hijauan pakan kita berikan konsentrat dan makanan fermentasi akan mempercepat pertumbuhan kambing menjadi besar dan gemuk. kambing jawa randu juga tak memerlukan kandang yang kokoh seperti kambing etawa, meski kita pelihara kambing jawa randu jantan namun tenaga serta gerakanya tak sekeras kambing etawa jantan.

oleh karena kandang kambing jawa randu dan pakan ternak yang mudah di buat serta tak mengandalkan hijauan maka kambing jawa randu bisa dengan mudah diternakan dalam lingkungan manapun. apalagi jika kita membangun peternakan dengan basis penggemukan maka kita tak perlu membutuhkan skat serta kandang yang terlalu besar memakan tempat, pemberian pakan dalam bentuk silase atau fermentasi juga mengurangi bau tidak sedap pada kotoran serta kencing kambing.
Read More
peluang usaha sukses beternak kambing

peluang usaha sukses beternak kambing

bagi anda yang suka dengan binatang seperti binatang yang dapat menghasilkan uang atau sering disebut binatang ternak, anda bisa menyalurkan kesukaan anda menjadi bisnis, ya beternak binatang kesukaan. Jika kita mengetahui tentang hewan yang kita sukai maka tidak ada salahnya kesukaan itu kita jadikan peluang bisnis ternak hewan yang menguntungkan.


Inilah Cara Ternak dan Memelihara Kambing yang Mudah

peluang usaha sukses beternak kambing
Nah disini sya akan mencontohkan jenis hewan yang mempunyai prospek tinggi untuk dikembangbiakan. Hewan apakah itu? Ya, disini saya akan membahas tentang bisnis ternak kambing. Kenapa kambing? Karena kambing merupakan hewan ternak yang memiliki poteni penghasilan lumayan besar bahkan bisa mencapai puluhan juta rupiah.prospek jualan daging kambing sangat luas, bahkan bisa sampai luar negeri segala.


Jika dilihat dari luar bisnis beternak kambing ini seperti biasa biasa saja, tetapi sebenarnya peluang usaha ternak kambing ini lumayan bagus mengingat produk yang dihasilkan mempunyai pangsa pasat yang tinggi seperti daging kamibing, susu kambing, dan juga kulit kambing. Salah satu sarjana muda lulusan IPB memberikan ulasan tentang peluang usaha ternak kambing yang untungnya bisa mencapai 120% sampai 420% setiap tahunya hanya dengan modal 10 juta yang digunakan untuk


membeli kambing ternak. Dari gambaran tersebut sudah bisa kita angan angan berapa keuntungan yang kita peroleh hanya dalam jangka waktu satu tahun saja. Dri modal 10 juta tersebut kita bisa membeli  1 kambing jantan dan 10 ekor kambing betina. Dan setiap tahunnya mereka beranak satu kali, dalam satu kali beranak bisa keluar 1 sampai 3 ekor anak kambing. Dan juka yag kita jadikan usaha adalah susunya, maka usaha susu kambing tersebut bisa kita estimasi keuntunganya jika kita bisa mendapatkan 100-600 liter susu. Dan harga dipasaran sekitar 10-40ribu per liter. 


Bisa kita bayangkan berapa keuntungan bisnis susu kambing etawa atau jenis kambing lainya. Selain itu kita juga bisa memanfaatkan kotoran kambing untuk dijual.  Jadi dalam satu tahun hanya dengan modal 10 juta rupiah saja keuntunga yang kita peroleh dari usaha budidaya kambing ini sekitar 34-52 juta.


Cara Ternak kambing Terbaik Hasil Super

  • Peluang usaha ternak kambing etawa
  • Peluang usaha peternakan
  • Kerjasama usaha ternak
  • Usaha ternak kambing jawa
  • Usaha ternak kambing potong
  • Cara usaha ternak kambing
  • Usaha ternak kambing kacang
  • Artikel usaha ternak kambing jawa
Yang tidak boleh anda lewatkan adalah mengukur bagaimana prospek usaha tersebut seperti tingkat resiko yang akan dihadapi, hambatan, kendala serta faktor faktor lain yang bisa mempengaruhi kesuksesan bisnis budidaya anak kambing tersebut. Semoga artikel tentang Peluang usaha ternak kambing bisa bermanfaat bagi anda semua.
Read More
solusi super untuk ternak kambing modern

solusi super untuk ternak kambing modern

Kali ini akan saya bagikan sebuah cara beternak Kambing dengan langkah modern yang sangat berpeluang akan datangnya sebuah keuntungan dalam usaha ternak Kambing. Kambing adalah salah satu binatang ternak yang dagingnya sangat di nikmati di pasaran, daging Kambing sangat khas dan nikmat, apalagi dengan beberapa resep masakan di Negara Kita.
Super solusi ternak kambing modern
Saat ini para peternak Kambing juga sudah semakin banyak, mulai dari Kambing pedaging, Kambing susu, dan bahkan Kambing yang sengaja di siapkan untuk kontes. Dengan semakin banyaknya para peternak tersebut tidaklah berarti menutup peluang untuk memulai beternak Kambing, kebutuhan daging Kambing selalu meningkat di setiap tahunnya. Untuk menutupi kebutuhan daging Kambing yang terus melambung maka Pemerintah melakukan impor daging untuk memenuhi kebutuhan Masyarakat di Negara Kita.
Super solusi ternak kambing modern
Cara beternak Kambing yang akan saya bahas di sini adalah dengan konsep modern, dimana sudah tidak lagi menggunakan cara yang sama seperti para peternak Kambing di pedesaan yang hanya mengandalkan pakan hasil ngarit (mencari pakan rumput hijau dari perkebunan). Jika kita mengikuti cara tersebut maka ternak Kambing yang akan kita jalankan sangatlah susah untuk di kembangkan, semakin minimnya stok pakan adalah masalah pertama yang menghambatnya.
Super solusi ternak kambing modern
Selain itu juga waktu yang terbuang untuk mencari rumput di perkebunan, lebih baik waktu tersebut kita gunakan untuk perawatan meningkatkan hasil produksi. Cara beternak Kambing kali ini adalah dengan konsep pemberian pakan buatan, pakan yang di berikan adalah hasil dari fermentasi bahan organik seperti jerami padi, jagung, kangkung, pelepah pisang, pohon pisang, dan bahan organik lainnya yang dapat di fermentasi.
Sebelum memulai usaha ternak Kambing yang harus kita lakukan adalah menetapkan tujuan untuk apa ternak Kambing yang akan Kita jalankan, sebagai Kambing pedaging, Kambing penghasil susu, atau sebagai Kambing kontes (untuk hobi). Untuk Kambing sebagai pedaging bisa menggunakan jenis Kambing Kacang/lokal/jawa, Kambing Etawa, Kambing Gibas, dan jenis kambing lainnya. Namun untuk tujuan sebagai Kambing penghasil susu maka kita harus menggunakan jenis Kambing Etawa sebagai bibitnya karena Kambing Etawa dapat di ambil susunya pada setiap harinya. Dan untuk Kambing kontes ini juga dapat menggunakan Kambing Etawa super (ras keturunan Etawa ori masih kuat), kontes yang banyak di selenggarakan adalah di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Setelah salah satu tujuan hasil produksi sudah kita tentukan maka selanjutnya kita harus melakukan persiapan dari awal pembuatan kandang, pemilihan bibit, pemberian pakan dan perawatan hingga panen.

Cara Beternak Kambing Dengan Pakan Buatan
Cara beternak Kambing dengan konsep pemberian pakan buatan sangatlah mudah namun semua persiapan juga harus di kerjakan dengan secara baik dan benar. Di bawah ini adalah langkah-langkah untuk memulai menjalankan usaha ternak Kambing berkonsep modern dengan pemberian pakan buatan hasil fermentasi jerami atau bahan organik lainnya.
Super solusi ternak kambing modern
Pembuatan Kandang Untuk  Cara Beternak Kambing Dengan Pakan Buatan
Dalam usaha ternak binatang apapun maka tentunya membutuhkan Kandang untuk menampung binatang ternak yang kita pelihara. Pembuatan kandang Kambing ini sangatlah mudah dan tidak akan memakan biaya yang mahal karena Kandang dapat di bangun dengan bahan-bahan yang harganya murah dan mudah di dapat. Kandang Kambing dapat di bangun dengan bahan kayu yang harganya murah dan juga bambu, namun walaupun di buat dengan bahan-bahan yang murah Kandang harus di bangun dengan kokoh  agar tidak mudah roboh ketika Kambing melakukan hal-hal yang tidak di inginkan seperti bartarung antar pejantan atau Kambing jantan yang mengejar-kejar Kambing betina saat tali lepas. Selain di kurung di dalam Kandang, Kambing juga di ikat dengan tali sehingga Kambing bisa secara teratur dengan jarak yang di tentukan.

Kandang Kambing yang bagus adalah dengan model panggung, jadi kandang seperti halnya panggung dan dasar kandang di buat dengan renggang antara kayu atau bambu yang di jajar. Dengan renggangan tersebut kotoran Kambing akan jatuh kebawah dan tidak mengganggu Kambing. Dengan konsep kandang panggung Kambing akan lebih sehat karena tidak berkontak langsung dengan kotoran yang sudah membusuk. Kotoran yang langsung kebawah juga dapat langsung di ambil dan di gunakan sebagai pupuk organik. Ukuran kandang ini sangatlah bervariasi, sebaiknya kandang di buat dengan model memanjang dan Kambing di ikat dengan tali agar dapat berjajar dengan tertib. Pembuatan ukuran kandang Kambing menyesuaikan kebutuhan berapa banyak Kambing yang akan di ternak, namun untuk jarak aman kambing 1 dengan sebelahnya adalah 1 meter dengan saling di ikat tali dengan panjang setengah meter.

Pemilihan Bibit Untuk Cara Beternak Kambing Dengan Pakan Buatan
Pemilihan bibit dalam beternak binatang apapun adalah hal yang wajib, namun bibit tidaklah boleh di pilih dengan asal, karena bibit ini yang akan menjadi modal bagaimana hasil produksinya nanti. Bibit yang unggul akan menunjang berkualitasnya hasil produksi, dengan demikian yang harus kita lakukan adalah dengan mencari bibit yang unggul dengan kriteria yang bagus untuk di jadikan bibit. Bibit unggul bisa mudah kita dapatkan dengan membeli langsung di kandang para peternak yang sudah berpengalaman dan sudah terlihat track recodnya, namun cara ini memiliki kelemahan yang tentunya dengan harganya yang mahal. Bibit unggul juga dapat kita beli dari pasar Kambing terdekat di Kota Anda, namun harus memenuhi ciri-ciri sebagai berikut :
  • Sehat, tubuh tinggi, besar namun tidak gemuk obesitas (ideal)
  • Bulu halus
  • Matanya cerah
  • Berputing 2 jika betina, dan memiliki 2 testis jika jantan
  • Tulang punggung lurus dan tidak terdapat cacat atau bengkok
  • Kakinya kokoh
  • Galak untuk jantan dan Jinak untuk betina
  • Memiliki nafsu kawin yang tinggi untuk pejantan
  • Nafsu makan bagus
  • Umur sebaiknya 8-12 bulan, karena di usia ini Kambing sudah siap untuk
proses perkawinan
Jika Anda sudah menemukan ciri seperti yang Saya sebutkan diatas, maka segera tawar dengan harga yang sesuai, dan jika cocok segera bawa pulang dan masukkan lalu ikat di dalam kandang yang sudah kita siapkan. Kemudian berilah minum setelah 10 menit, Kambing yang di beli dari pasar pastinya capek dan haus karena di angkut dengan kendaraan. Setelah kira-kira 1 jam beri makan Kambing yang sudah Kita beli tersebut dengan pakan buatan yang akan Saya bagikan caranya dibawah ini. Untuk fermentasi pakan buatan dengan bahan jerami

Cara Beternak Kambing Dengan Pakan Buatan
Pada umumnya beberapa peternak Kambing mengandalkan pakan hijau sebagai pakan utama Kambing, baik yang di peroleh dari membeli di pasar rumput ataupun dari hasil mencari di kebun (ngarit). Namun cara ini sudah tidak jamannya lagi, selain sangat merepotkan juga pakan tidak seefektif pakan buatan hasil fermentasi bahan-bahan organik. Di bawah ini adalah persiapan dan langkah-langkah membuat pakan buatan dengan fermentasi bahan organik.
Super solusi ternak kambing modern
Persiapan Pembuatan Pakan Buatan
  1. Siapkan 100 Kg bahan organik yang akan di jadikan sebagai bahan utama membuat pakan buatan, bisa menggunakan jerami padi, pohon pisang, pohon jagung, dan bahan organik lainnya. Potong kecil-kecil bahan organik (rajang) kemudina keringkan sampai benar-benar kering.
  2. Siapkan tetes tebu/molase dengan takaran kira-kira 20-25 Liter, bisa di beli di penjual tetes untuk ternak terdekat Anda. Jika tidak ada tetes tebu bisa di ganti dengan air gula yang telah di larutkan.
  3. Siapkan probiotik Viterna dan Tangguh 1 botol, bisa di beli di toko peternakan terdekat.
  4. Siapkan air bersih yang tidak tercampur dengan bahan apapun sekitar 250-300 Liter.
  5. Wadah (di gunakan untuk proses fermentasi), bisa menggunakan kolam tembok, terpal, drum bekas, dan siapkan juga penutupnya agar rapat.
  6. Alat pemotong bahan organik (poin 1), bisa menggunakan gunting, sabit, dan mesin pemotong jerami.
  7. Lengkapi dengan beberapa wadah seperti ember, dll.
Langkah-Langkah Pembuatan Pakan Buatan
  1. Pastikan wadah bersih dari benda dan cairan apapun, tidak terkena sinar matahari dan hujan.
  2. Pastikan juga bahan organik yang sudah di potong dan di keringkan.
  3. Selanjutnya larutkan tetes dan 1 botol probiotik Viterna dengan air bersih dengan ukuran pada persiapan diatas.
  4. Campurlah bahan organik dengan tetes pada wadah drum bekas, ember, atau tempat lain.
  5. Untuk mencampurkan jerami dan tetes+viterna agar merata, sebaiknya taruh secara bertahap jerami kemudian campurkan dengan larutan tersebut hingga semuanya merata.
  6. Pastikan semua jerami sudah tercampur dengan larutan viterna+tetes, kemudian masukkan semua jerami kedalam wadah pembuatan fermentasi (poin 1), kemudian ratakan dan injak-injak agar memadat.
  7. Kemudian tutup wadah tempat proses fermentasi dengan rapat bisa menggunakan plastik atau terpal
  8. Biarkan selama 7 hari, setelah itu pakan buatan sudah bisa di gunakan, gunakan secukupnya dan tutup kembali wadahnya dengan rapat.
  9. Berikanlah setiap 2 kali sehari dengan pembagian waktu pagi dan sore hari, pemberian sebaiknya di lakukan dengan perbandingan berat badan kambing x 3% pakan fermentasi dari jerami.
  10. Untuk membuat kambing semakin gemuk bisa di tambahkan bekatul dengan kualitas 1 dengan takaran 0,5 kilo setiap harinya (untuk 1 ekor kambing dewasa).
Perawatan Untuk Cara Beternak kambing
Perawatan yang di maksud kali ini adalah bagaimana merawat Kambing dengan secara baik dan benar, pemberian pakan dan minuman dengan teratur dan juga kebersihan kandang perlu selalu di jaga agar tidak menimbulkan penyakit. Jika Kambing terkena penyakit segera beri obat dengan konsultasi terlebih dahulu kepada para peternak senior atau lebih baik dengan dokter hewan terdekat.
Waktu pemberian makan Kambing yang baik adalah dengan 2 kali sehari, antara pagi dan sore, dan pada siang hari dapat di beri pakan tambahan seperti konsentrat dan bekatul untuk menunjang pengemukan. Lakukan hal ini di setiap harinya, jika semua telah terpenuhi maka hasil panen usaha ternak Kambing Anda akan memuaskan.
Read More
Tips Mudah Beternak Bebek Peking untuk Pemula tahun ini

Tips Mudah Beternak Bebek Peking untuk Pemula tahun ini


Tips Mudah Beternak Bebek Peking untuk Pemula tahun ini. Bebek Peking merupakan bebek pedaging atau bebek potong yang populer dengan peningkatan yang cukup laju. Bebek Peking mempunyai ciri khas warna bulunya yang putih bila ditinjau serupa dengan entok. Dengan peningkatan yang laju saat baru berumur satu bulan telah mencapai bobot 1,5 kg serta akan bertambah lagi di bulan-bulan berikutnya. Bebek Peking juga diketahui lebih tahan pada penyakit. Perlengkapan yang dibutuhkan buat beternak bebek peking cukup sederhana.
Pakan Bebek Peking juga gampang buat didapatkan layaknya cacing, ikan kecil dari sungai serta tumbuhan lain layaknya kangkung serta lain-lain. Tipe bebek ini lebih suka bergerombol serta jinak. Bebek peking bisa diambil daging serta telurnya, disamping itu adanya juga bulunya yang bisa dijadikan sebagai penghasilan tambahan.

kaya gimana metode beternak Bebek Peking?

Beternak Bebek Peking meliputi pembibitan, penggemukan hingga ternak yang khusus berorientasi terhadap telurnya. terhadap lazimnya pemeliharaan Bebek Peking setara halnya dengan pemeliharaan Itik biasa. Memilih anakan yang bermutu juga butuh dilaksanakan serta yang paling utama yaitu buat bibit pejantannya pasal bebek pejantan lebih laju dibesarkan dibandingkan dengan betina.

adanya Berapa level dalam Beternak Bebek Peking?

Ada 3 level dalam beternak Bebek Peking :

Pertama yaitu level pemeliharaan anakan yang mulai diakukan saat umur 1-60 hari. pasal terhadap umur anakan masih cukup rawan tersebutkan butuh ada pemisahan dengan indukannya, kebiasaannya memakaikan kandang box yang diberikan penghangat. buat pemeliharaan anakan adanya makanan khusus yang mempunyai kandungan protein sekitar 20%. Dengan waktu peningkatan 61 hingga 150 hari, di masa tersebut kita telah memulai mempersiapkan bebek jantan serta betina yang mempunyai nilai mutu unggul. Pemilihan Bebek jantan serta betina di tempatkan dalam kandang khusus, dengan perlengkapan tempat bertelur, kandang umbaran serta perairan layaknya kolam supaya sesuai dengan habitatnya

adanya 3 proses Pemeliharaan Bebek Peking


  • Intensif
  • Semi Intensif
  • Extensif
Secara umum dari ketiga proses tersebut jenis proses intensif yang cukup banyak dipilih pasal dirasa lebih menguntungkan. proses Intensif yaitu pemeliharaan secara dikandangkan. seluruh kegiatan Berposisi di dalam kandang mulai dari pemberian pakan serta dengan tidak melepaskan didaerah asal pati makanan.


Pakan Bebek Peking

Pemberian bentuk makanan pakan yang bergizi jelas jelas diperlukan. Jenis pakan yang biasa diberikan yaitu dedak atau bekatul, tepung cangkang, bekicot, tepung jagung, tepung ikan serta sebagainya.

metode Pemberian Pakan buat Bebek Peking
  • Usia 0-2 minggu= Full BR Starter 511
  • Usia 2 minggu-1 bulan= dengan perbandingan 1:2 buat starter 551: Bekatul ( 3 kali sehari)
  • Usia 1 bulan ke atas= dengan perbandingan 1:3 buat starter 551: Bekatul ( 3 kali sehari)
Kandang Bebek Peking

3 Jenis Kandang Bebek Peking
  • Kandang Baterai
Sistem kandang baterai ini maksimal dalam satu kandang cuma memuat 1 ekor bebek peking dewasa (sepasang). pasal cuma berisi satu ekor jelas jelas lebih gampang buat dikontrol serta diteliti keadaan ayamnya. Sehingga buat mendeteksi kesehatannya juga mudah 
  • Kandang Postal
Jenis kandang postal ini sedikit lain hal dengan kandang baterai. Dalam satu kandang bisa dipakai buat menempatkan sebagian ekor bergantung dari pemakaian kandangnya baik buat starter, grower atau layer. bila buat kandang starter dalam satu kandang umur 1 hingga 2 bulan dapat buat sekitar 10 ekor/m2.

Untuk umur grower dalam satu kandang bisa ditempatkan sekitar 7 ekor umur 61-150 hari.

Saat telah memasuki waktu bertelur yaitu umur 5 bulan ke atas dalam satu kandang cuma memuat sekitar 5 ekor saja. buat tempat pakan serta minum dijadikan dalam satu ruangan, namun jenis kandang lebih tepat buat kandang starter serta grower 
  • Kandang Ranch
Kandang Ranch hampir setara dengan kandang postal cuma saja jenis kandang ranch adanya buat tempat ternakan serta tempat buat umbaran. seperti layaknya pemeliharaan bebek terhadap umumnya, kandang ranch ini ditambahi kolam yang bermanfaat sebagai tempat mandi serta membersihkan kotoran. disamping itu juga bermanfaat buat memanage suhu badannya pasal bebek diantaranya tipe hewan yang tak terlampau tahan dengan panas.

Itulah sedikit informasi tentang beternak Bebek Peking semoga berguna.

Kata Terkait:

Bebek Peking, DOD Bebek Peking, Ternak Bebek Peking, Peternak Bebek Peking, Jual DOD Peking, Harga DOD Peking, harga bebek petelur, harga bebek, budidaya bebek pedaging, beternak bebek petelur, usaha ternak bebek, harga dod bebek peking, bibit bebek peking, metode budidaya bebek peking, dod bebek peking, harga bebek, peking per ekor, bebek peking, bisnis bebek peking, harga bibit bebek peking, telur bebek peking, harga itik peking, bebek peking petelur
Read More
Cara simple Ternak Itik Petelur Tanpa Air

Cara simple Ternak Itik Petelur Tanpa Air


Cara simple Ternak Itik Petelur Tanpa Air, ternak itik yang sepanjang ini kita lihat dilaksanakan secara tradisional oleh para peternak. Itik digembalakan ketempat-tempat asal pati pakan layaknya sawah-sawah yang baru saja panen, ke sungai, situ atau danau secara berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain buat menelusuri pakan serta melangsungkan perkawinan. jelas saja saja dengan metode ini biaya yang dikeluarkan buat berikan pakan jelas jelas kecil tapi memerlukan masa serta energi tak sedikit. keadaan akan makin susah bila suatu area telah susah menelusuri asal pati pakan, tak adanya jalan lain kecuali membawa itik-itik ke tempat yang adanya pakan. tersebutkan tak terkejut kadang- terkadang kita temui itik di angkut memakaikan mobil setelah itu di tempatkan serta dibuatkan kandang sedangkan di sawah-sawah yang habis panen.

Cara Ternak Itik Petelur Tanpa Air

keadaan tersebut tentunya tak efektif, disamping membutuhkan curahan energi serta masa yang banyak, produktivitasnya juga tak statis sesuai jenis pakan yang adanya serta pasal itik stress pasal perubahan pakan yang terlampau kerap atau stress terhadap saat transportasi menelusuri asal pati pakan serta menyesuaikan dengan keadaan lingkungan yang baru.

Salah satu cara buat mengatasi beragam problem tersebut ialah dengan memelihara itik secara intensif atau yang biasa diketahui dengan proses beternak itik dengan tidak air. Maksudnya ialah bukanya itik tak dikasi air setara sekali namun pemakaian air sangatlah terbatas. Air cuma dipakai buat keperluan air minum, mencampur pakan, membersihkan kandang, disiinfeksi kandang atau disediakan secara terbatas terhadap kolam yang berfungsi buat kawin terhadap pemeliharaan itik buat kebutuhan menghasilkan telur tetas.

Beda halnya dengan itik yang dipelihara buat kebutuhan menghasilkan telur tetas, itik yang dipelihara cuma buat menghasikan telur konsumsi tidaklah membutuhkan kolam air buat kawin serta tak membutuhkan itik pejantan pasal tujuannya ialah buat menemukan telur infertil (tidak dibuahi). selain itu, proses ini juga amat cocok buat pemeliharaan itik pejantan (pembesaran) atau ternak itik yang dipelihara khusus buat menghasilkan daging.

Pemeliharaan itik dengan tidak air dilaksanakan dengan mengandangkan itik sepanjang pemeliharaan (tidak diumbar). Pakan disediakan oleh peternak di dalam kandang dengan kandungan yang diformulasikan sesuai keperluan itik serta sasaran produksinya, buat menghasilkan telur atau daging. Dengan demikian, biaya yang dikeluarkan peternak juga lebih besar, namun hasilnya pun setara dengan biaya yang dikeluarkan pasal ada pertumbuhan produktivitas itik. Sebagai perbandingan, didasarkan result studi itik yang dipelihara secara tradisional bisa menghasilkan telur 130 butir/ekor/tahun sementara itik yang dipelihara secara intensif (tanpa air) bisa menghasilkan 200-250 butir/ekor/tahun

Pertimbangan ekonomis lainya ialah dengan pemeliharaan secara intensif tersebutkan bisa menghemat masa serta energi. Seorang peternak dengan proses penggembalaan cuma dapat merawat/mengawasi paling banya 100 ekor itik, sementara proses intensif seorang peternak bisa menjaga 1000 ekor bahkan lebih bila benar-benar murni intensif dimana itik dikandangkan layaknya halnya ayam ras petelur yaitu dengan proses batre.
Read More